Cara Alternatif Membuat Pakan Ayam

Cara Alternatif Membuat Pakan Ayam

sabungayamindonesiaku.org – Dalam membuat pakan jenis ayam pedaging, ada bebrapa tahap yang harus dilewati, yaitu tahap penghalusan, penguapan, pencetakan dan pengeringan.

Untuk tahap yang pertama adalah penghalusan, jadi semua bahan yang sudah disiapkan dihaluskan, kemudian dikukus atau di uapi agar makanan tersebut steril dan terhindar dari kuman, untuk pengukusan tersebut dengan menggunakan suhu 800 derajat Celcius hingga 900 derajat Celcius. Jika anda menggukanan suhu di atas ketentuan tersebut, maka kandungan nutrisi yang ada di dalamnya bisa menghilang.

Bahan :

  • 6 kg jagung
  • 0,2 kg bekatul
  • 0,2 kg tepung gaplek
  • 0,3 kg tepung darah
  • 1,4 kg tepung ikan
  • 0,7 kg kedelai
  • 0,5 kg bungkil papaya
  • 0,1 kg bungkil biji kapuk
  • 0,2 kg daun papaya
  • 0,4 kg tepung bulu unggas
  • 0,05 kg premix.

Untuk mas akhir atau finisher dengan komposisi sebagai berikut :

  1. 5 kg jagung
  2. 0,7 kg bekatul
  3. 0,5 kg tepung gaplek
  4. 1 kg sorgum
  5. 0,3 kg tepung ikan
  6. 0,9 kg kedelai
  7. 0,3 kg tepung darah
  8. 0,9 kg kedelai
  9. 0,5 kg bungkil kelapa
  10. 0,05 kg bungkil biji kapuk
  11. 0,25 kg tepung tepung daun papaya
  12. 0,25 kg tepung bulu ayam
  13. 0,1 kg minyak kelapa
  14. 0,05 kg premix.

Baca juga : Pakan Ayam Alami

Langkah langkah :

  1. Pertama campur semua bahan menjadi satu.
  2. Setelah itu haluskan dengan menggunakan mesin penepung hingga menjadi tepung.
  3. Setelah semua bahan menjadi tepung, kemudian aduk dengan mengguinakan mesin mixer.
  4. Setelah sudah merata, kemudian kukus bahan tersebut dengan suhu sekitar 800 hingga 900 derajat celcius.
  5. Apabila sudah dirasa matang, keluarkan.
  6. Jika masih hangat atau panas, adonan tersebut kemudian anda cetak menggunakan mesin pencetak pelet
  7. keringkan pelet tersebut dengan cara mengeringkannya di mesin pengering
  8. Setelah kering, pakan ayam siap digunakan.

Pemberian pakan alternatif ini bisa dibilang lumayan karena selain bisa meningkatkan produktifitas telur juga bisa menekan biaya pakan hingga 50 %, namun ada kendala dari pakan alternatif ini yaitu soal bagaimana adaptasi ayam itu sendiri sebab terkadang ayam yang belum terbiasa dengan pakan ini kemungkinan tidak mau memakannya namun lama-lama ayam tersebut pasti akan terbiasa dan mau tak mau harus memakannya.

Demikian informasi tentang Cara Alternatif Membuat Pakan Ayam yang bisa kami berikan untuk Anda. Dengan pemberian pakan yang bernutrisi ini akan membantu Anda untuk mendapatkan dan memperoleh ayam yang memiliki kualitas yang bagus dan sehat. Semoga bisa bermanfaat bagi anda. Selamat Mencoba.

Pakan Ayam Alami

Pakan Ayam Alami

sabungayamindonesiaku.org – Ternak ayam, adalah salah satu usaha peternakan yang dipilih banyak orang. Bibitnya cenderung mudah ditemukan, mudah dirawat dan pakannya pun mudah dijumpai dengan banyak variasi.

Namun, kemudahan-kemudahan ini tak berarti Anda mengabaikan faktor-faktor pendukung kesuksesan usaha peternakan. Anda harus tetap memerhatikan beberapa hal seperti kondisi kandang, kesehatan ternak dengan memberi vaksin, vitamin dan tentu saja mencermati pakan yang diberikan.

Pakan untuk ayam memang cenderung sederhana tapi bukan berarti sembarang kualitas yang diberikan. Ayam yang gemuk dan sehat mendapat nutrisi dari pakan yang baik dan mengandung zat-zat yang dibutuhkan.

Seperti manusia, ayam juga membutuhkan protein, lemak, serat kasar, vitamin dan asam amino agar bisa bertumbuh kembang dengan baik. Tak cukup hanya sekadar kenyang, nutrisi pada ayam juga menentukan kualitas ayam itu sendiri. Tentunya, para pelanggan akan mencari ayam sehat yang baik untuk dikonsumsi jadi pertimbangkanlah faktor pakan dengan memilih yang terbaik.

Bahan Pakan Membuat Ayam Cepat Bertelur

Telur adalah hal lain dari ayam yang menjadi pilihan bahan pangan bagi banyak orang. Kebutuhan industri makanan dan rumah tangga akan telur seperti tak ada habisnya dan tentu saja bagi peternak, ini hal yang menggembirakan.

Hanya saja, kualitas telur yang baik juga jadi permintaan begitu pula dengan kuantitas. Pakan yang baik akan membantu ayam kampung yang ada di peternakan Anda lebih cepat bertelur sehingga Anda bisa memenuhi permintaan konsumen.

Inilah Rekomendasi Makanan Ternak untuk Ayam

Jagung Giling
Salah satu jenis makanan yang bisa Anda berikan untuk ayam-ayam di peternakan adalah jagung yang digiling. Tak cuma lezat untuk dikonsumsi manusia, kandungan gizi dan nutrisi pada jagung juga baik bagi ayam Anda.

Baca juga : Cara Menyambungkan Bulu Ayam Yang Patah

Jagung setidaknya mengandung serat, vitamin C, asam lemak omega-6, vitamin B, kalium, fosfor, lemak tak jenuh, magnesium danzat besi. Jagung giling juga baik diberikan sebagai pakan anak ayam sebab masih tergolong mudah dicerna dan membuat kenyang.

Kebaikan jagung ini juga menyumbang lebih dari separuh energi bagi ayam sehingga menunjang kesehatan juga keaktifan ayam ternak Anda.

Pelet
Pelet, alias bahan pakan yang digiling kemudian dipadatkan sebagai makanan hewan ini banyak dipilih karena cenderung lebih hemat. Umum ditemui sebagai pakan ikan atau ayam dan lebih efisien karena mengurangi terbuangnya pakan dalam bentuk non-pelet.

Dedak (Bekatul)
Jenis yang satu ini sudah lama digunakan oleh para peternak ayam. Dikenal juga dengan nama katul separator dan berasal dari limbah penggilingan beras berwarna putih, bekatul memiliki warna cenderung putih dengan beberapa kandungan nutrisi seperti protein, natrium, dan lemak.

Harganya cenderung sangat murah sehingga banyak dipakai sebagai pakan untuk ayam. Jika Anda memilih dedak sebagai pakan ayam di peternakan, jangan lupa untuk menyelingi dengan pakan jenis lain yang dapat melengkapi nilai gizi dan nutrisi dari dedak halus alias bekatul ini.

Limbah Gandum
Jenis pakan ini memiliki nama lain yang disebut dengan “pollard” dan berasal dari limbah penggilingan gandum yang diolah menjadi terigu. Pakan ini pun cukup tenar di kalangan peternak meski penggunaannya harus dibatasi.

Pollard mengandung serat kasar dan energi metabolism yang rendah dan kualitasnya lebih baik daripada jagung. Pemberian pollard umumnya berbarengan dengan pakan butiran yang kaya protein karena nilai protein pada pollard lebih rendah dari kedelai, ikan dan susu.